Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2015

Tumis Bunga Pepaya

Alhamdulillah... Masih bisa apdet di tengah minggu 'padat' :) Karena ovennya belum dibeli, apdetannya masih masakan yang simpel-simpel. Akan tetapi, walaupun simpel, resep berikut adalah kali pertama nyoba mengolah bunga pepaya. Tau kan kalau bunga pepaya pahit? Meskipun demikian, duluuuuuu banget pas masih SMP-SMA, tante dan mama suka masak ini. Rasanya sedaaaaapp. Pahit-pahit manis. Manisnya kemungkinan selain dari gula juga dari udang yang emang rasanya udah enak. Udah nikah? Belum pernah nyicip lagi :D Saat belanja di gerobak sayur deket rumah, aku lihat bunga pepaya dijual dalam kemasan plastik seharga 6ribu rupiah. Isinya kurang lebih 250 gram. Nah, karena kangen bernostalgia sekaligus belajar mengolah, dibeli deh. Setelah nanya-nanya ke 'sesepuh-sesepuh' di BCL * alamat dikasih kecupan pake panci nih :D*, jadi juga ngolahnya. Simpel banget, cuma ditumis. Akan tetapi, pas dicicip, udah lumayan mendekati rasa yang pernah aku makan sebelumnya.

Sambal Goreng Hati (2)

  Quick post :) Alhamdulillah masih bisa apdet lagi. Resep apdetan ini juga sebenarnya sudah pernah ak post.Hanya saja, berhubung masih dalam rangka coba-coba tingkat kepedasan, akhirnya ngotak-atik bagian cabe. Soalnya, suami gak begitu suka pedas, sementara istrinya doyan banget :D Langsung aja ya. Silakan dicoba di rumah, dijamin enaaaakkk :) SAMBAL GORENG HATI sumber: Hesti's Kitchen dengan modifikasi seperlunya Bahan: - 500 gram hati sapi - 500 gram kentang, potong-potong kecil, goreng dan tiriskan - 2 siung bawang putih, ulek - 2 sdm gula merah - 1 1/2 sdm air jeruk nipis, dicairkan dengan 75 ml air - 2 potong lengkuas seukuran 2 ibu jari, memarkan (1 potong untuk rebusan, potongan lainnya untuk tumisan) - 3 batang serai, memarkan - 3 lembar daun salam - 5 lembar daun jeruk - 2 sdm kecap manis - 75 ml minyak goreng - bawang goreng, untuk taburan pada saat penyajian Bumbu Halus: - 6 buah cabe merah - 4 buah cabe rawit merah - 6 butir bawa

Workshop Food Photography NCC 1 Dasawarsa - 28 Maret 2015

  Menjadi 'warga' NCC itu membawa banyak perubahan. So much thanks to Ibu Fatmah Bahalwan dan Pak Wisnu juga tentunya. Empat tahun yang lalu, beneran gak ngerti apa-apa tentang dunia memasak. Karena itu, 'menemukan' milis NCC adalah satu kebahagiaan. Lama menjadi silent reader milis tersebut, akhirnya terbeli juga oven pertama. Nyoba-nyoba bikin kue, bantet melulu. Nyoba-nyoba foto, kacau pula hasilnya (foto makanan jauuuhh lebih sulit daripada foto candid di Monas, guys :D). Berbekal pengalaman gak mengenakkan, akhirnya kepincut juga ikut kursus NCC. Kursus cake dasar adalah kursus pertama yang diikuti. Diajar Bu Eka Arei, akhirnya bisa juga bikin spongecake *nangis haru*. Padahal ya, buttercake aja juga selalu bantet sebelum-sebelumnya :D Belajar foto juga masih melibatkan NCC. Pas lagi jalan-jalan di web NCC, baru tau deh kalau NCC punya Food Photography Club. Di sana pula juga mulai mengenal dan mengidolakan mba Riana. She's so talented, she'