Kuliah Diploma IV itu ibarat naik roller coaster selama 2 tahun berturut-turut. Nyaris gak ada berhenti deg-degan. Setidaknya itu yang aku dapat simpulkan selama 4 semester mendapat surat tugas belajar dari instansi. Mulai dari semester awal, semester 7 yang notabene terkenal horor, sampai masa penyusunan skripsi yang aduhai banget tekanan mentalnya. Awal masuk, jumlah satu angkatan adalah 92 orang. Di akhir masa kuliah dan pada momen pengembalian pegawai ke instansi tinggal 82 orang. DIV berat? Sangat! Apalagi dengan status sebagai istri dan ibu. Meskipun tugas utama adalah keluarga, tetap saja ada perasaan aneh jika tidak memaksimalkan kemampuan dan meyerah begitu saja pada tugas kuliah yang seabrek dan ancaman drop out . Kuliah membutuhkan banyak energi. Pagi dan siang kuliah, malam sampe pagi belajar, ngerjain makalah, tugas, dan nyicil skripsi. Tidur jadi lebih awal demi bisa melek jam 12 dini hari. Bahkan pernah nangis tengah malam karena stres ngerjain tugas Interm...
catatan kecil hasil eksperimen dapur kecil